Sirah Nabawiyah Sejarah Shahih Rosulullah Muhammad SAW

Sirah Nabawiyah Sejarah Shahih Rosulullah Muhammad SAW

  • Rosululloh shollolloohu alaihi wassallam dilahirkan pada hari Senin, tanggal 9/12 Rabi’ul Awwal, pada tahun yang dikenal dengan nama tahun gajah (amul fiil).
  • Nabi Muhammad shollolloohu alaihi wassallam lahir dalam keadaan yatim, ayahnya meninggal waktu Nabi Muhammad shollolloohu alaihi wassallam masih dalam kandungan.
  • Beliau diasuh oleh ibunya, Siti Aminah dan Ummu Aiman (seorang perempuan yang dahulunya adalah budak ayah Rosulullloh shollolloohu alaihi wassallam).
  • Rosulullloh shollolloohu alaihi wassallam disusui oleh :
  1. Ibunya, selama 1 minggu
  2. Tsuaibah (dia adalah budak milik Abu Lahab)
  3. Halimah As-Sa’diyah (beliaulah yang paling lama menyusui)
  • Saat berusia 4 tahun, saat Rosululloh shollolloohu alaihi wassallam sedang menggem-balakan kambing-kambing kecil miliknya datanglah 2 malaikat.
  • Kata Rosululloh shollolloohu alaihi wassallam : “Mereka mendatangiku, membaring-kanku, kemudian membelah perutku. Setelah itu mereka mengeluarkan jantungku dan mengeluarkan 2 gumpal darah hitam.

Lalu mereka membasuh isi dadaku dan membersihkan hatiku dengan air embun dan air salju. Kemudian dijahit dan yang terakhir diberi cap kenabian dihatiku.

  • Pada umur 4 tahun Rosululloh shollolloohu alaihi wassallam tinggal bersama ibunya.
  • Pada umur 6 tahun, ibunya mengajak beliau berziarah ke makam ayahnya.
  • Dalam perjalanan disebuah desa yang bernama Abwa, ibunya sakit dan mening-gal dunia.
  • Sejak ibunya meninggal dunia Rosululloh shollolloohu alaihi wassallam diasuh oleh kakeknya (Abdul Mutholib).
  • Abdul Mutholib, setelah dekat dengan Rosululloh shollolloohu alaihi wassallam, ia memiliki kursi yang tidak boleh diduduki oleh siapapun, sementara Rosululloh shollolloohu alaihi wassallam boleh duduk bersamanya.
  • Ketika Rosululloh shollolloohu alaihi wassallam berumur 8 tahun 10 hari, kakeknya meninggal dunia.
  • Setelah itu beliau diasuh oleh pamannnya Abu Tholib.
  • Pendeta yang mengetahui tanda-tanda kenabian beliau adalah Pendeta Bukhoiro
  • Saat berusia 20 tahun Rosululloh shollolloohu alaihi wassallam ikut perang Fijar.
  • Saat berusia 25 tahun Rosululloh shollolloohu alaihi wassallam berdagang, membawa dagangan milik Siti Khodijah binti Khuwailid. Karena Rosululloh shollolloohu alaihi wassallam adalah orang yang jujur dan amanah maka dagangannya selalu habis.
  • Rosululloh shollolloohu alaihi wassallam berdagang ke Negeri Syam ditemani pembantu Khodijah yang bernama Maisaroh.
  • Rosululloh shollolloohu alaihi wassallam tidak pernah bersumpah atas nama Latta dan Uzza (nama berhala).
  • Anak yang sholih dan sholihah harus memiliki akhlak yang mulia, diantaranya :
  1. Selalu berkata jujur,
  2. Melaksanakan amanah,
  3. Bertutur kata sopan.
  • Rosululloh lalu menikah dengan Khodijah binti Khuwailid pada usia 25 tahun dan Khodijah bin Khuwailid berusia 40 tahun.
  • Rosululloh dengan Khodijah binti Khuwailid mempunyai 6 orang anak, yaitu :
  1. Al-Qosim
  2. Zainab
  3. Ruqayah
  4. Ummu Kultsum
  5. Fatimah
  6. Abdullah

2 putra Rosululloh dan Ibunda Khadijah yang meninggal dunia pada saat anak-anak yaitu Al-Qosim dan Abdulllah.

Pada usia 35 tahun, terjadi banjir besar yang menyebabkan dinding-dinding Ka’bah runtuh, sehingga Kaum Quraiys perlu membangun kembali Ka’bah. Mereka bahu membahu membangun Ka’bah, mereka mengumpulkan uang dengan uang yang halal dan membangun Ka’bah dengan tenaga mereka.

Maka sampailah saat meletakkkan Hajar Aswad, mereka saling berselisih berebut tentang siapa yang paling berhak meletakkkannya.

Ada seorang penengah, yang bernama Abu Umayah bin Al-Mughiroh bahwa yang berhak menjadi penengah atas perselisihan ini adalah orang yang pertama masuk ke pintu masjid. Kaum Quraisy pun setuju dengan ide itu.

Alloh berkehendak yang masuk pertama kali adalah Rosululloh. Mereka berkata : “Ini orang yang dipercaya, kami rela dia Muhammad”.

Lalu Rosululloh mengambil sorbannya dan meletakkan Hajar Aswad ditengahnya dan setiap Kepala Suku memegang ujung sorban, lalu Rosululloh yang meletakkkan ketempatnya semula.

Ketika Rosululloh berusia 40 tahun, beliau suka menjauhkan diri dari kehidupan masyarakat karena banyaknya kemusyirikan yang terjadi di masyarakat Arab.

Rosululloh menyendiri untuk beribadah di Gua Hiro di Makkah.

~      Ketika Rosululloh berusia 40 tahun 6 bulan turun wahyu pertama melalui Malaikat Jibril, pada tanggal 21 Romadhon ketika Rosululloh berada di Gua Hiro.

Wahyu yang pertama kali turun adalah Surat Al-Alaq ayat 1 – 5.

Lalu setelah itu Khodijah menemui seorang pendeta Nasrani yang bernama Waraqoh bin Naufal mengabarkan Kenabian Muhammad.

Turunnya wahyu ke-2 setelah beberapa hari, wahyu yang ke-2 ketika Rosululloh berjalan tiba-tiba beliau mendengar suara dari langit, kata beliau : “Aku mengangkat mataku dan ternyata ia adalah malaikat yang mendatangiku di Gua Hiro aku menjadi takut dan segera pulang dan minta kepada Khodijah untuk menyelimuti badan beliau.

Lalu turunlah surat Al-Mudatsir ayat 1 – 5.

Setelah wahyu ke-2 turun, Rosululloh yang melaksanakan perintah Alloh yaitu berdakwah mengajak semua orang untuk memeluk agama Islam dan meninggalkan kekufuran.

Pertama kali Rosululloh berdakwah secara sembunyi-sembunyi.

Orang yang pertama kali diajak oleh Rosululloh adalah istrinya, keluarganya dan teman-teman dekat beliau.

Orang-orang yang pertama kali masuk Islam :

  1. Istri Rosululloh, Khodijah binti Khuwailid
  2. Zaid bin Haritsah
  3. Ali bin Abi Tholib (waktu masih anak-anak)
  4. Abu Bakar As-Shiddiq.

Setelah turun firman Alloh Q.S. Asy-Syuara ayat 214, Rosululloh mulai da’wah terang-terangan.

Rosululloh pergi ke gunung Shafa dan berceramah di depan seluruh suku-suku.

Mereka pada awalnya sangat menghormati Rosululloh, tetapi ketika mereka mendengar ajakan untuk memeluk Islam, maka mereka berbalik menjadi orang-orang yang membenci dan sangat memusuhi Rosulullloh.

Mereka menuduh Rosululloh sebagai dukun, orang gila, penyair bahkan hinaan dan cacian mereka lakukan terhadap Rosululloh.

Mereka menyiksa dan membunuh setiap orang yang masuk Islam, seperti :

  1. Mereka menyiksa Bilal bin Robah,
  2. Mereka menyiksa keluarga Amar bin Yasir dan membunuh Yasir dan istrinya (Summayah).
  3. Menyiksa Abu Furaihah dengan mengikat kaki dan dijemur di tengah padang pasir yang sangat panas.
  4. Mush’ab bin Umair tidak diberi makan dan minum dan diusir dari rumah.

Sirah Nabawiyah Sejarah Shahih Rosulullah Muhammad SAW ini merupakan bagian kecil  upaya meningatkan kepada kaum untuk mengetahui dan lebih hafal tentang Sirah Nabawiyah Sejarah Shahih Rosulullah Muhammad SAW.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *